Bisa dilihat dari gambar diatas
bahwa puncak atau bagian teratas dari segitiga pascal (baris ke 0) diisi
dengan
angka 1. Kemudian di bawahnya (baris ke 1) diisi dengan angka 1 dan 1.
Kemudian
baris elanjutnya (baris ke-2) tetap di isi dengan angka 1 dan 1 dibagian
sisinya kemudian pada bagian dalam diisi dengan hasil dari penjumlahan
dua
bilangan yang ada di atasnya (1+1=2). Sedangkan untuk baris ketiga diisi
dengan
angka 1 dan 1 pada bagian sisi kemudian bagian tengahnya diisi dengan
angka
hasil dari penjumlahan dua buah bilangan yang ada pada baris ke-2 (1+2
=3). Kemudian perhatikan pada baris keempat, angka 4 di dapatkan dari
hasil penjumlahan dua bilangan yang ada di atasnya (1+3) begitu juga
angka 6 diperoleh dari penjumlahan dua bilangan yang ada di atasnya (3 +
3). dan
begitu seterusnya.
Penjelasan Rumus Segitiga Pascal dalam Matematika
Bilangan-bilangan yang ada pada
setiap baris segitiga pascal menunjuhkan koefisien yang berupapenyederhanaan
bentuk dari (a + b)n.
Apabila kita menjabarkan bentuk
(a + b)n tersebut, maka akan terlihat bahwakoefisien yang diperoleh
dari bentuk tersebut sama persis dengan tiap-tiap bilangan yang ada pada setiap
baris dari segitiga pascal di atas. Coba perhatikan penyederhanaan berikut ini:
1. (a + b)1 = a + b à
koefisiennya adalah 1 dan 1
2. (a + b)2 = a2 + 2ab + b2 à
koefisiennya adalah 1, 2, dan 1
3. (a + b)3 = (a + b)(a2 + 2ab + b2)
= a3
+ 2a2b + ab2 + a2b + 2ab2 + b3
= a3
+ 3a2b + 3ab2 + b3 à
koefisiennya adalah 1, 3, 3, dan 1
Jika kita perhatikan, pola bilangan tersebut sebenarnya adalah
koefisien dari expansi pangkat binomial, coba kalian perhatikan contoh berikut
ini:
(x + y)4 = x4
+ 4x3y + 6x2y2 + 4xy3 + y4
artinya, pada i=4 diperoleh koefisien dari expansi
pangkat binomial 4 yaitu 1, 4, 6, 4, dan 1 yang ternyata adalah
bilangan-bilangan yang mengisi baris ke-4 pada sebuah segitiga Pascal. Sekarang
coba perhatikan Teorema Binomial di bawah ini:
Dari penguraian rumus diatas, dapat disimpulkan secara umum
bahwasannya barisan bilangan yang ada pada baris i=k di dalam sebuah
segitiga Pascal dapat dituliskan menjadi seperti berikut ini:
Untuk lebih jelasnya mari kita ambil contoh untuk bilangan ke-2 dan
ke-3 yang ada pada baris ke-5 dalam segitiga Pascal adalah:
Dari pola di atas juga bisa diperoleh sebuah rumus baru yang dapat
digunakan untuk menentukan bilangan a i, j yang merupakan
bilangan yang ada pada baris ke-i dan
kolom ke-j seperti berikut ini:
Kita umpamakan saja misalkan kita ingin mencari bilangan
yang ada di posisi baris ke-7 dan tepat pada kolom ke-6 maka perhitungan
rumusnya adalah:
Dari penjabaran rumus tersebut, kita dapat menuliskan
barisan bilangan yang ada pada diagonal ke-d menjadi sebagai berikut:
Sehingga pada akhirnya didapatkan rumus suku ke-n dari
barisan bilangan yang ada pada diagonak ke-d seperti di bawah ini:
untuk membuktikan rumus tersebut, mari kita coba mencari
diagonal ke-3 pada sebuah segitiga Pascal yang memiliki pola n(n + 1)/2.
Berikut adalah hasil ujinya:
sumber materi; http://www.rumusmatematikadasar.com/2015/04/Memahami-Rumus-Segitiga-Pascal-dalam-Matematika.html









Tidak ada komentar:
Posting Komentar